"Coba lihat yang ini." Alex menunjuk sebuah kalung dengan liontin berbentuk bulan dengan aksen permata putih yang mengelilingi setiap sudutnya. Setelah kalung itu berada di tangan, Alex meminta Luna untuk memutar tubuhnya kemudian memakai kalung pilihannya itu ke leher sang gadis. "Bagaimana? Kau suka?" Alex bertanya pada Luna yang kini menatap bayangnya di cermin. "Maaf Tuan, apakah ini tidak terlalu berlebihan? Harga kalung cantik ini pasti mahal dan saya tidak pantas menerima ini." Jemari kecilnya menyentuh liontin yang terpasang di lehernya dengan manic menatap Alex lewat cermin. Perasaan Luna gundah, ada rasa senang karena ini pertama kalinya seseorang memberikan perhiasan mewah yang sangat cantik. Sebuah perhiasan yang seolah dibeli seorang pria untuk kekasihnya. Yang membuat hat

