JLEB... Seperti disambar petir di sore hari, Elsa yang berkeinginan untuk menjadi orang sukses disuruh menjadi pembantu oleh Vian. Jujur dalam hati kecilnya, dia merasakan sakit. Tapi di lain sisi, tidak ada cara lain untuk segera melunasi kewajibannya mengganti Laptop berisi file penting itu. Jika harus mencari pekerjaan lain, waktunya sudah tidak memungkinkan, apalagi ditambah jika dia harus mulai magang di perusahaan EXVO demi mempertahankan beasiswanya. "Tenang saja, kamu hanya perlu menjaga kebersihan Apartemen ini, dan juga menyediakan apa yang aku butuhkan. Dan jika aku perlu kamu, kamu harus segera datang! bagaimana?" ucap Vian lagi menambahkan dengan bibir terangkat keatas. Sambil melihat Elsa yang masih diam enggan untuk menjawab. "Tidak berat bukan tugasnya?" imbuh Vian lagi

