Disebuah hotel berbintang lima, Merry tampak berjalan dengan terburu buru menuju sebuah kamar. Dia didampingi oleh dua orang lelaki yang memakai pakaian serba hitam, yang setia mengikutinya. Muka Merry tampak masam, saat di sapa beberapa penjaga hotel yang sedang tugas jaga. Saat sampai di depan sebuah pintu kamar yang dia tuju, dia langsung mengetuk pintu dengan keras. "Cepat! buka pintunya Verro! Mama tahu kalau kamu ada di dalam!" suara bariton Merry terdengar sangat keras di ruangan itu. Verro yang tadinya tampak malas membukakan pintu untuk mamanya, akhirnya memutuskan untuk menghentikan aktifitasnya. Malam ini Verro berniat bersenang senang di dalam kamar hotelnya, dengan mengajak seorang gadis penghibur yang dia temui di sebuah cafe. Entah mengapa, perasaannya seperti sedang kacau

