Menggenggam tangan Genta adalah hal yang paling Alyn sukai. Menatap matanya yang cokelat dan lesung pipi kirinya adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Melihat senyuman cowok itu tergambar dan candanya yang renyah seperti hal yang selalu ingin Alyn lihat. Memiliki seorang pacar, tidak pernah Alyn bayangkan sebelumnya. Mereka berjalan seperti orang yang saling mencintai dan pernah menjalani masa PDKT, tetapi semua seperti sebuah peruntungan semata. Betapa bahagianya ketika Genta berjalan dengan menggandeng tangannya. Walaupun sibuk bicara dengan Zidan atau Tito, cowok itu selalu menatapnya sesekali. Alyn memang tidak banyak bicara dan menyaut setiap kali namanya sering disebut. Cewek itu memilih tersenyum tipis atau menjawab dengan gerakan kepalanya. Di depan mereka, ada Zidan yang se

