Ini adalah situasi tercanggung yang pernah Tif rasakan saat hangout bersama teman-temannya. Yah, walaupun tidak bisa di bilang temannya tapi itu intinya. Dia canggung. Bayangkan, Tif berusaha membaur dan tertawa pada setiap candaan yang dilontarkan oleh teman-teman Gilang padahal ia sadar ada sepasang mata yang menatap tajam padanya. Untunglah ia sudah melepaskan genggaman tangan Gilang sejak ia sadar bahwa Regan berada di sana. Jika tidak, mungkin Tif akan mati karena sinar mata tajam yang keluar darinya. Walaupun ia sebenarnya tidak tahu mengapa ia harus takut pada pria itu yang bukan siapa-siapa dirinya namun tetap saja perasaannya mengatakan ada yang salah jika ia terus menerus menggenggam tangan Gilang di depan pria itu. Dengan gusar Tif duduk di antara Gilang dan temannya yang ia k

