Matahari sudah mulai tenggelam. Mereka sedang asik – asiknya berfoto. Mencari background dan angel yang bagus. Ara dan Luffi sudah puas dengan hasil foto yang di jepretkan oleh Dimas. Mereka melipir ke pinggir. Membiarkan Nesa dan Fira yang masih berfoto. “Pinter juga kamu Dim motonya.” Puji Ara padanya. Dimas hanya tersenyum. Kemudian Luffi menyahut. “Yaiyalah bagus, kalau gak bagus gak bakal aku ajak dia kesini.” “Oh kamu ngajak aku kesini karena minya difotoin ya? Ternyata ada udang dibalik rempeyek.” Ucap Dimas sambil menyenggol lengan Luffi. “Hahaha. Kan sama – sama untung. Kamu liburan gratis aku dapet foto bagus.” Jawab Luffi. “Kamu biasa moto Dim?” tanya Ara padanya. “Suka aja, hobi lah. Sebenernya juga pingin dalemin ilmu fotografi. Tapi sudah kadung nyemplung di dunia

