Berpisah

1150 Kata

Sang surya sudah berada diperaduannya. Setelah sarapan mereka mulai berkemas. Tenda sudah dibongkar. Pasak dan frame sudah dipisahkan. Sleeping bag dan nesting juga sudah dirapikan. Kemarin adalah hari terindah bagi mereka. Tidak hanya bagi Ara dan Luffi. Nesa, Fira, dan Dimas juga merasakan kebahagiaan yang sama. Setelah terjebak dalam pekerjaan berbulan – bulan. Akhirnya dia merasakan rasanya santai. Begitu pula Nesa dan Fira. Kegiatan kampus dan segala laporannya benar – benar menjemukan. Berlibur di pantai, walau hanya sehari, sudah bisa merefresh otak mereka dari kejenuhan. Luffi dan Dimas meletakkan semua perlatan di bagasi mobil. Setelah semuanya beres, Luffi mendekati Ara yang terlihat murung. “Kamu kenapa?” ucapnya sambil membelai rambut Ara. “Kamu gak sekalian mampir ke rum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN