Ganjo

1008 Kata

Hari kepulangan Luffi sudah semakin dekat. Pengajuannya untuk turun kapal sudah disetujui. Karena orang yang akan menjadi penggantinya sudah dalam perjalanan ke kapal. Siang itu Luffi mengepak barangnya. “Wah enak ya kamu, bisa turun cepet,” ucap temannya. “Rejeki anak soleh,” “Soleh apa solehah?” “Hahaha, palingan juga penggantimu besok juga sudah sampai,” “Kabarnya sih gitu. Berarti nanti kamu langsung turun kalau dia sudah disini?” “Iya, setelah memberi laporan ya langsung turun. Kangen istri,” “Halah, istri. Sok punya aja,” “Ey jangan salah, nih lihat,” Luffi menunjukkan sebuah foto pada temannya itu. “Seriusan dia istrimu?” “Iya lah,” “Gak percaya aku,” “Gak percoyo yowis, gak mekso,” (Gak percaya yasudah, tidak maksa). “Halah, palingan foto pas pesiar, sama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN