"Apa kau baik-baik saja?" tanya Elma membuntuti Lindsey yang baru saja tiba di kamar. "Elma, Ya Tuhan. Kau mengagetkanku!" Lindsey melotot kesal, menyadari tiba-tiba Elma sudah ada di dekatnya. Sepanjang ingatan Lindsey, tadi pintu kamar tersebut Lindsey tutup. Bagaimana bisa Elma masuk tanpa terdengar pintunya terbuka? Apakah konsentrasi Lindsey saat ini sedang kacau? "Kau datang ke pondok belakang dan mulai menjadi penguntit menyebalkan. Seharusnya kau dihukum. Sean tidak curiga padamu, bukan?" Elma bertanya khawatir. Beberapa menit sebelumnya, Elma sempat mendengar Sean bercakap-cakap dengan Lindsey di tangga utama. Saat itu Elma menebak pasti Lindsey baru saja melarikan diri secepatnya dari pondok kayu. "Tidak. Tidak. Setidaknya dia tidak curiga untuk saat ini!" Lindsey mendengk

