Edward sendiri tidak percaya dengan apa yang baru saja dilakukannya. Seluruh tubuhnya mengkhianati dirinya. Dalam hidupnya baru pernah Edward mengalami hal ini. Dalam keheningan, Edward memijit keningnya yang terasa sakit. Mae selalu berhasil membuat kepalanya terasa sakit. Apalagi dengan penolakan wanita itu perihal makan siang yang ditawarkan kepadanya. Sukses membuat Edward merasa kesal akan dirinya sendiri. Karena perempuan itu lebih banyak menolak daripada menerima tawarannya. Dari balik kursi kemudi Edward merogoh kantung bagian dalam jas hitamnya dan mengeluarkan ponselnya. Ya, dia telah membohongi Mae akan ponselnya yang tertinggal di ruangannya. Dan ia sendiri tidak tahu apa alasannya. Konyol sekali. Jika dipikir ulang, mengapa dia bisa bersikap menjengkelkan seperti itu di had

