Bab 44

1216 Kata

“Tolong, lepas kan aku.” “Kalau aku melepas kan mu, memang nya kau mau pergi ke mana?” ujar pria itu dengan sebalah alis terangkat tinggi juga sebelah mata yang terbuka sangat lebar, sementara mata yang lain nya terlihat sangat kecil, “lihat tempat ini?! Tidak ada apa pun, tidak ada siapa pun, dan tidak akan ada satu orang pun yang akan membantu mu.” Nana semakin ketakutan. Ucapan pria itu benar, di sana mereka hanya sendiri, tak ada satu pun mobil yang melintas di sana, bahkan malam pun semakin larut. “Ayo, kita akan bersenang-senang sebelum aku mengantar mu pulang.” Pria itu mulai menarik tangan Nana, mengabai kan bagai mana Nana meronta, mengabai kan bagai mana Nana menahan langkah nya untuk tidak mengikuti pria itu, namun berakhir terseret karena perbedaan tenaga. “Tidak! Tidak! Le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN