Jerman. Helena dan Arsen tiba di Jerman malam kemarin, ada kemajuan terlihat di antara hubungan mereka. Ada yang aneh, mereka terlihat malu-malu satu sama lain, membuat Helena dan Arsen tersenyum ketika menyadari mereka seperti sedang kasmaran. “Aku mau keluar dulu,” kata Helena, pada Arsen yang tengah duduk di sofa. “Mau kemana?” “Aku mau ke dapur,” jawab Helena. “Ngemil.” “Kamu ‘kan bisa menyuruh Lily mengantarkannya,” kata Arsen. “Nggak deh. Aku nggak suka ngerepotin orang,” kata Helena. “Aku sudah terbiasa sendirian sejak dulu.” “Tapi, kenapa waktu itu kamu menginginkan kendali di rumah ini?” tanya Arsen. “Aku memiliki alasan mengatakan itu,” jawab Helena. “Apa alasannya?” “Ada-lah, aku pergi dulu,” kata Helena, lalu melangkah meninggalkan Arsen yang masih menatap punggungnya

