Chap #48

979 Kata

“Apa kau yakin?” tanya Helena pada Rubi yang kini berdiri didepan pintu kamar perawatan Arsen. “Aku sangat yakin. Siapa lagi yang bisa melakukan ini jika bukan mereka?” Helena menganggukkan kepala. Sebenarnya ia juga merasakan hal yang sama dengan Rubi, namun ia belum bisa sangat yakin jika polisi belum memberikan kabar dan jika memang Willy dan keluarganya yang melakukan ini, semua hal akan menjadi rumit. “Aku masuk dulu, Rubi,” kata Helena, lalu melangkah meninggalkan Rubi yang masih berdiri didepan kamar perawatan. Sebenarnya Arsen harus di rawat di ICU, namun Arley dan Helena meminta agar ruangannya di pindahkan dengan perawatan ICU. Helena menatap wajah pucat suaminya, wajah yang selama ini selalu tersenyum ketika melihatnya, wajah yang selalu marah jika istrinya menangis, dan wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN