Masih teringat jelas di benak Rafi kala itu. Saat pertama kalinya dia bertemu dengan Gadis. "mas, aku mau ke lantai paling atas ya? kayaknya seru lihat gedung dari atas sana." ucap Aurel. "Baiklah, sayang. Hati-hati. Nanti aku susul." Kata Rafi. "Gak perlu, mas. Kamu kan sibuk buat pembukaan gedung baru ini. Seneng deh, lihat suamiku sukses kayak sekarang." Ucap Aurel bahagia. "Baiklah, aku mau menemui ketua catering disini. Aku sudah ada janji." Kata Rafi. Aurel tersenyum lalu menaiki lift menuju lantai paling atas. Rafi berjalan ke depan tanpa melihat seorang perempuan. Tanpa sengaja, dia menabraknya sampai terjatuh. "Tongkatku mana?" Perempuan muda itu kebingungan. Dan Rafi baru sadar kalau dia ternyata buta. "Maaf, dik. Aku tak sengaja." Ucap Rafi. Rafi mengambil tongkatnya d

