Gadis mulai membuka matanya. Gadis bersyukur karena bisa melihat seperti sebelumnya. Dia takut jika dia bangun di pagi hari dan mendapati semuanya kembali seperti dulu. Hanya kegelapan yang dia lihat. Orang yang pertama Gadis lihat adalah suaminya. Lelaki yang kini sangat dia cintai. "Kamu sudah sadar, sayang?" Ucap Rafi. "Iya, mas. Kamu gak ngasih tahu Papa kalau aku di rumah sakit, kan?" Tanya Gadis. "Enggak kok. Aku tahu kamu gak mau dia khawatir. Aku sengaja gak ngasih tahu dia biar dia gak kaget." Ucap Rafi. "Aku mau pulang, mas." Ucap Gadis. "Iya, nanti kita pulang. Nunggu infus kamu yang ini habis." Kata Rafi. Gadis tersenyum. Menatap sekeliling dan tak ada Nina ataupun Yoga. Dia merasa ada keanehan. "Mas, Nina kemana?" Tanya Gadis. "Dia lagi makan sama Yoga. Kasihan dari pa

