Akankah Terjadi?

998 Kata

Rafi Mulai menghimpit tubuh Gadis dibawahnya. Melihat Gadis yang tengah terpojok membuatnya gemas. Satu detik, dua detik, tiga detik, dan kemudian ciuman itu terjadi. Rafi mulai melumat bibi itu dengan lembut sementara pemiliknya masih kaku dan gugup. Kalau tadi yang berkeringat adalah Rafi, maka sekarang kebalikannya. Keringat mengucur di seluruh tubuh Gadis. "Cukup, mas. Aku udah dapat jawabannya." Ucap Gadis dengan rasa takutnya. Ucapan Gadis membuat Rafi melongo. Tanda tanya muncul di benaknya. Lelaki itu kemudian duduk dan menarik Gadis agar menjelaskan semua padanya. "Dis, kamu ini keterlaluan ya? Bangunin singa yang lagi lapar. Sementara kamu aja belum siap." Ucap Rafi. "Maaf, mas. Aku cuma mau ngetes aja." Kata Gadis ketakutan. "Ngetes apa, Dis? Ngomong yang jelas." Suruh Rafi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN