Kemarahan Reyna

1350 Kata

Reyna berjalan memasuki sebuah ruangan. Di sana seorang lelaki paruh baya sedang duduk dan berkutat dengan laptopnya. Reyna masuk dan membanting pintu dengan keras. "Papa.!!" Ucap Reyna marah. "Kenapa pagi-pagi begini kamu sudah marah?" Tanya pak Arman. Papa dari Reyna. "Papa tahu, kan? Rafi sudah menikah. Aku kecolongan, pa." Kata Reyna. "Reyna, sudah papa bilang. Lupakan Rafindra. Kamu itu cantik dan kaya. Semua lelaki akan mengantri untuk menjadi suamimu. Jangan Rafi. Cari lelaki lain." Kata Arman. "Enggak bisa, pa. Rafi harus jadi milikku. Dia harus jadi milikku satu-satunya. Aku sudah menunggunya selama sepuluh tahun. Dan sekarang dia justru menikahi wanita lain. Aku tidak terima itu. Papa sayang padaku, kan? Jadi buat Rafi meninggalkan wanita itu. Setelah itu aku yakin dia akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN