Edelwish Yang Membawa Air Mata

1888 Kata

Bandung, Juli 2017 Saat itu, aku melangkahkan kakiku untuk naik ke atas panggung. Dengan perasaan campur aduk, karena mama Bastian yang tiba tiba muncul bahkan dengan pria barunya, dan juga karena Hana yang sepertinya keluar untuk mendampingi Bastian dengan karangan bunga di tangannya. “Untuk wali dari Kim Yo Ra di mohon untuk menuju ke atas panggung” seru pembawa acara. Saat itu, aku melihat Bi Inah dan Mang Ujang yang sedang berjalan bersamaan ke arahku. Bi Inah terlihat sangat cantik dan berbeda, memakai kebaya berwarna pink muda, dengan sepatu hils, dan juga rambutnya yang di sanggul rapi. Dan Mang Ujang juga tak kalah kerennya pada saat itu. Mang Ujang memakai setelan jas berwarna hitam dengan rambutnya yang tersisir rapi. Di tambah lagi, Bi Inah dan Mang Ujang terlihat membawa kar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN