Step 1 Jelous

1228 Kata

Bandung, Maret 20117 Jam dinding menunjukkan pukul 10 pagi. Matahari pagi menembus jendela kamar rumah sakit. Sinar terik itu juga menembus kelopak mata Bastian. Bastian pun terbangun dari tidurnya dan duduk di atas ranjang rumah sakit. Dia meregangkan badannya dan memijit secara perlahan tangannya yang berada dalam balutan gips itu. “Ah udah jam sepuluh. Gila lama banget aku bangun” bisik Bastian pada dirinya sendiri. Bastian hendak turun dari ranjang rumah sakit itu, namun tiba tiba,. BRETTTTTT... Terdengar suara pintu kamar itu terbuka. Seseorang masuk ke kamar itu membawa tas kecil dan juga beberapa kotak makanan. Ya, siapa lagi kalau bukan Yo Ra. “Pagi Bas.. jodoh masa depanmu datang” seruku sambil tersenyum ria pada Bastian. Bastian menatap dingin ke arahku. Dia membaringkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN