Ini Terlalu Menyakitkan Untuk Ku

1132 Kata

Bandung, Desember 2016. Hari ini, aku berangkat sekolah di antar dengan Mang Ujang. Tadi pagi, aku sudah meminta Mang Ujang untuk pergi kerumah Bastian dan mengatakan bahwa hari ini aku tak berangkat ataupun pulang sekolah dengannya. Aku akan di antar dan di jemput oleh Mang Ujang saja. Sebenarnya, tak masalah dan sudah biasa untukku di marahi dan di tolak oleh Bastian seperti kemarin. Namun, aku memutuskan untuk tidak mendekatinya hari ini karena aku tak ingin membuatnya lebih marah lagi kepadaku. Aku ingin memberinya waktu untuk meredakan amarahnya. Walaupun sebenarnya aku ingin bertanya maksud dari vidio yang di rekamnya di kameraku itu. Apakah dia sudah membuka hatinya untukku? “Ayo non kita berangkat. Nanti terlambat” Mang Ujang membukakan pintu mobilnya untukku. “ Non, ini bibi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN