49. Primadona Kampus

1586 Kata

'Sudah terikat ya begitu, mau sekuat apapun meraih namun tak akan pernah bisa diraih.' *  *  * Sepanjang jalan menuju kelasnya, senyum Ica tak henti-hentinya luntur membuat para laki-laki yang melihatnya terpesona akan kecantikan sang primadona kampus. Entah kapan ia dinobatkan sebagai primadona kampus perempuan itu pun tak tau, memang semenjak ia menjadi mahasiswi disini kerap kali ada banyak laki-laki yang mendekatinya namun langsung mundur secara teratur ketika ia menunjukan cincin dijari manisnya. "Cantik sih cantik, tapi sayang udah ada yang punya." Ica melirik sekilas kearah laki-laki bergaya selengean yang tiba-tiba bersuara, ia tak menanggapinya dan langsung memasuki ruang kelasnya. "Halo Fai cantik." Ica menyapa Fai yang tengah membaca sebuah buku, Fai menoleh kearah Ica yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN