'Rasa ini akan selalu abadi hingga kita bersmaa menuju surga-Nya.' * * * Waktu masih menunjukan pukul 19:45, seorang perempuan tengah asik membaca novel sambil menyandarkan tubuhnya dikepala ranjang. Lain halnya dengan sang perempuan, seorang laki-laki tengah duduk disofa kamar mereka sambil berkutat dengan laptopnya. Merasa bosan dengan bacaannya karena sejujurnya ia telah membaca dalam waktu yang sudah lama, perempuan itu menghampiri laki-laki yang kini tengah membetulkan letak kacamatanya kemudian kembali sibuk dengan laptopnya. "Mas.." Panggilnya. "Hmm." Laki-laki itu hanya berdeham tanpa melihat kearah perempuan itu. "Mas Faris.." Panggilnya lagi. "Ada apa Ara?" Gus Faris kini menaruh laptopnya lalu menatap wajah Ica yang memberengut kesal seperti anak kecil yang tak dibelika

