42. Antara Kau Dan Dia

1548 Kata

'Sejatinya cinta yang tulus adalah mengikhlaskan dan bukannya malah mengegoiskan diri.' *  *  * Hilir mudik kendaraan berlalu lalang dan suara bising dari banyaknya kendaraan memenuhi telinga Ica, ia kini tengah berdiri dipinggir jalan untuk mencari taksi. Rencananya ia akan menjenguk Rasya, sudah lama ia tak menjenguk laki-laki itu. Meskipun ia memutuskan tak akan kembali lagi kepada Rasya karena kali ini ia yakin hatinya sepenuhnya hanya untuk Gus Faris namun ia ingin tak ada permusuhan diantaranya dan Rasya, ia ingin berbicara baik-baik kepada laki-laki itu. Dan kalau bisa mereka dapat menjalani hubungan pertemanan saja tanpa ada embel-embel lainnya, itulah yang ia harapkan. "Duh, taksi pada kemana sih?" Ica mencari-cari taksi yang lewat namun tak menemukannya, sekalinya ia bertemu t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN