Assalamualaikum semua, selamat sore. Author up lagi nih, jngn lupa vote comentnya ya, byyee salam syang author nyengir dulu kita ya... * * * 'Ketika rasa telah melebur menjadi satu dalam bait kata, itulah pengungkapan isi hatiku untukmu.' * * * Hilir angin malam menusuk kulit Ica ketika ia membuka pintu balkon kamar, ia menatap bintang yang berhamburan dilangit malam beserta sebuah bulan sabit yang bersinar dengan cerahnya. Senyumnya mengembang mendapati indahnya ciptaan Allah yang menyempurnakan hidup manusia dengan pemandangan dan segala pelengkap hidupnya, suasana malam yang sunyi karena memang rumah ini jauh dari keramaian kota. Gus Faris yang memasuki kamar dan tak mendapati keberadaan Ica pun panik, dimanakah istrinya itu berada? Dicarinya Ica dikamar mandi namun tak ada jug

