'Rasa yang sesungguhnya hanya ada setelah pernikahan, rasa yang ada sebelum itu hanyalah rasa sementara yang akan mudah hilang terkikis oleh waktu.' * * * Satu minggu telah berlalu dan tepat satu minggu juga Ica sering menjenguk Rasya dirumah sakit tanpa sepengetahuan Gus Faris tentunya, Ica kini tengah bersiap-siap akan berangkat kerumah sakit namun pergerakannya yang akan mengambil tasnya terhenti ketika Gus Faris menatapnya dengan datar sambil bersedekap d**a. "Mau kemana lagi?" "Keluar sebentar Pak." Ica memakai tas selempangannya. "Ya kemana?" "Ada deh Pak, Bapak gak perlu tau. Ya udah saya berangkat ya Pak, assalamualaikum." "Waalaikumsalam." Gus Faris menatap kepergian Ica dengan heran, istrinya itu sering sekali izin keluar entah kemana. Apa jangan-jangan Aranya selingkuh

