“Ya, Ma? Ada apa?” Sapa Calvin setelah mengucapkan salam pada si penelpon. “Kamu dimana?” Tanya suara wanita paruh baya diseberang yang tak lain adalah Gita, mama Calvin. “Dirumah, sama Bang Al,” jawab Calvin yang kini sudah ada di teras depan, sedikit menjauh dari Alvaro yang sudah kembali larut pada tontonannya. Keduanya sedikit berbasa-basi, saling menanyakan kabar, serta Calvin yang mengingatkan agar kedua orang tua angkatnya itu lebih menjaga kesehatan dan makanannya. Usia mereka yang masih lanjut membuat Calvin kerap kali merasa khawatir juga, meskipun Gita serta Danu tinggal berdekatan dengan Radit serta keluarganya. Panggilan telepon Gita kali ini tak hanya sekedar untuk bertukar kabar, tetapi ada sesuatu yang harus wanita itu sampaikan pada Calvin. Cara bicara Gita yang hati-

