“Cepet pasang sepatunya.” Najma terlihat sangat tidak sabaran karena Liana yang sangat lelet sekali saat memasang sepatu yang akan dikenakannya. “Sabar Kak.” Najma sampai berdecak pinggang karena tidak kuasa menunggu Liana yang tidak kunjung selesai mengikat tali sepatunya. “Udahkan?” ucap Najma memastikan jika tidak ada hal lain lagi hal yang akan menghalangi kegiatan mereka. “Iya, enggak ada lagi kok Kak, yuk.” Berangkatlah mereka berdua untuk pertama kalinya pergi lari pagi. Efek Liana libur membuat Najma bisa pergi berlari pagi. Sudah dari kemarin-kemarin Najma ingin pergi lari pagi agar bisa bertemu dengan Ibrahim dan baru kesampaian sekarang. Jika Najma sudah tahu bagaimana kondisi setelah subuh di jalan yang akan dilaluinya, Najma mungkin tidak perlu lagi menu

