Jahat, ya papanya sangat jahat. Najma tak habis pikir kenapa papanya tega membiarkannya berutang dan bagaimana jika dia ditagih-tagih oleh Ibrahim? Sekarang bagaimana cara dia mencari uang? Najma menutup wajahnya dengan batal. Kepalanya sangat pusing sekali. Bagaimana cara mendapatkan uang secara cepat? Meminjam? “Najma, ayo makan malam.” Panggilan makan malam itu diabaikan Najma. Dia bahkan sampai mengunci pintu kamarnya agar tidak ada yang bisa masuk. Setelah apa yang papanya lakukan, Najma ingin menyendiri. “Najma?” Panggilan itu sekarang dibarengi ketukan pintu kamar. “Mau Ibu bawakan saja ke kamar?” “Sudah, biarkan saja dia. Kalau dia mau makan suruh ke dapur.” Setelah papanya mengatakan itu, Najma tidak mendengar lagi suara dari balik pintunya. Najma terd

