Bab 34

1849 Kata

Pada akhirnya Najma terpaksa duduk di bagian belakang sepeda. Saat dia berusaha berjalan dan menjauh dari Ibrahim, dengkulnya malah terasa sangat sakit. Padahal ketika dia jatuh tadi, tidak terasa sakitnya dan Najma kira hanya tangannya saja yang terluka.   Di posisi ini Najma bisa melihat dengan jelas punggung Ibrahim. Ingin sekali Najma berpegangan pada badan di depannya ini, namun si empunya pasti tidak akan suka dengan hal itu. Saat dia jatuh tadi saja, Ibrahim sama sekali tidak menyentuhnya, sangat berbeda saat dia menolong Liana yang kepalanya akan terbentur tiang. Dan bodohnya dia mengira jika Ibrahim menyukainya, padahal sikap Ibrahim ke Liana lebih perhatian.   “Apa Kak Ibrahim suka Liana?” Pertanyaan itu tidak bisa Najma tahan. Dia terlalu penasaran dengan hal ini.   “Tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN