"Yang, masa kamu pulang lagi?" Sherina merangkul lengan Damian yang duduk di sampingnya sedang merapikan kemejanya. "Nggak kangen sama aku apa? Masa ke sininya cuma sebentar, Yang?" Pipinya menggembung. "Kamu pulang jangan-jangan mau ketemu sama si Andrea sialan itu, ya? Kamu suka, ya, sama dia?" Sherina melepaskan rangkulannya di lengan Damian. Dia mengubah posisi duduk memunggungi pria itu. Mencoba merajuk yang meskipun tidak pernah berhasil, tetapi dia tetap saja melakukannya. Tidak akan pernah menyerah sebelum berhasil. Dia tipe perempuan yang selalu mendapatkan apa yang diinginkan. Apalagi, masalah Damian. Pria itu adalah miliknya, tidak akan diberikan kepada orang lain, terutama si murahan Andrea. "Saya nggak punya perasaan apa-apa sama dia, kamu jangan membesar-besarkan," sahu

