Max kali ini hanya bisa terdiam sambil tangannya terus bergerak mengelus rambut Lily yang tertidur di pelukannya. Seharian in Lily terus menangis, merajuk, dan meronta ketika Max tidak mengizinkannya untuk bertemu ataupun kembali menghubungi Shayla untuk sekedar pertemuan terakhir mereka. Pertemuan terakhir, karena besok siang Max dan Lily sudah harus berangkat kembali ke Bali, Indonesia. "Maafkan, daddy." Max mengecup dahi Lily dengan ringan dan lembut, kemudian turun dari kasur sambil membenarkan letak selimut Lily. Max kemudian keluar dari kamar Lily, menutup pintunya dengan perlahan dan memilih untuk duduk diam di meja kerjanya. Diatas meja kerja Max tercecer semua foto-foto dirinya, Shayla, serta Lily selama dua bulan terakhir mereka bersama. Max mengambil foto ketika dirinya, S

