Degup jantung Shayla terasa begitu berdetak dengan cepat pada saat ini. Pintu gereja di hadapannya masih tertutup, tapi tak membuat Shayla penasaran akan apa yang ada di dalam sana. Di dalam sana tentulah ada Angelo, sang mempelai pria yang menunggu Shayla dan terdapat pendeta serta para keluarga Angelo serta teman-temannya. Shayla berdiri di depan pintu mengenakan gaun putih pernikahannya yang indah dengan bagian belakang menjuntai sepanjang dua meter. Di hadapan Shayla terdapat empat orang anak kecil membawa keranjang kecil berisi bunga. Tapi ke empat gadis kecil di hadapannya ini malah selalu membuat mata Shayla memerah menahan tangis tiap melihat mereka. Karena pikiran Shayla begitu mengarah pada Lily dan selalu teringat fakta bahwa hari ini Max dan Lily sudah akan meninggalkannya

