Lily dan Edward kompak mengacungkan kedua ibu jari mereka begitu melihat Max membalikkan badannya menghadap mereka berdua yang sedang duduk di kamar ganti Max. Max tersenyum kaku sambil bergaya di hadapan keduanya dengan tuxedo-nya yang rapi dan membuat Max terlihat begitu menawan. "That's great, dad. Kau terlihat tampan!" Lily bertepuk tangan girang. "Pilihan yang tepat, uncle Max! Yah, walaupun masih tampan aku kemana-mana tapi uncle me-na-wan." Puji Edward sambil menaik turunkan kedua alisnya. "Ish, daddy-ku paling tampan!" Sungut Lily sambil memukul punggung Ed. "Tentu lebih tampan ak-" "Stop, kids." Max menengahi. "Diamlah, daddy sedang gugup sekarang." "Tenang, uncle Max. Ayah sudah menyiapkan helikopter di tepi pantai." Ucap Edward. Max mengangguk paham, kembali menatap pant

