Shayla keluar dari kamar Max sambil mengancingkan kemeja putih Max pada tubuhnya. Jam masih menunjukkan pukul enam pagi dan Shayla sudah bangun lebih dulu dari Max dan berencana membuatkan sarapan untuk Max dan Lily. Max sendiri masih tertidur begitu lelap ketika Shayla selesai mandi dan meninggalkannya di kasur. Pipi Shayla sedikit merona ketika mengingat malam panas mereka dan bagaimana Max yang memeluknya semalaman. Memberikan rasa hangat dan menenangkan bagi Shayla. Ketika Shayla berjalan melewati ruang keluarga dan matanya menatap sekilas tas miliknya, Shayla langsung menghentikan langkahnya. Menepuk dahi dan langsung cepat-cepat berlari mengambil tas-nya, mengaduk-aduk isinya dan membuka ponsel miliknya dengan cepat. "Astaga, Angelo..." Shayla meringis ngeri ketika melihat serat

