TWENTY THREE

1052 Kata

Mata Shayla terpejam rapat ketika sorot lampu putih dari truck menyilaukan matanya. Suara klakson yang makin nyaring di telinganya membuat tubuh Shayla membeku dan tidak bisa bergerak. Ini waktunya, waktu untuk mengakhiri hidup Shayla yang miris dan tak berguna. "Shayla!!!" Bersamaan dengan pekikan keras itu, Shayla merasa tubuhnya ditarik kebelakang, kembali ke pinggir jalan, dan terjerembab kebelakang. Napas Shayla memburu dan matanya melebar ketika melihat truck yang tiba-tiba berhenti dihadapannya dengan rem yang berdecit menggesek aspal. "Bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah, Shayla." Bisikan lelaki yang terdengar persis di telinganya membuat Shayla sadar bahwa dirinya sedang berada di pelukan seorang lelaki yang masih mencengkeram erat kedua lengannya. Shayla menoleh, ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN