TWENTY FOUR

1497 Kata

Ketika Shayla membuka matanya, yang dilihatnya pertama kali adalah Angelo, sedang duduk di kursi samping tempat tidurnya dan tangan lelaki itu menggenggam erat telapak tangan Shayla yang ditancapkan jarum infuse. "Angelo?" Panggil Shayla dengan suara seraknya. "Hei, bagaimana keadaanmu?" Angelo berdiri, setengah merunduk, mengusap rambut Shayla dengan sayang. Shayla terdiam, matanya memandang sekeliling. Lalu mengernyit ketika menyadari sekarang dia ada di salah satu ruangan rawat inap rumah-sakit dan sedang di infuse. "Apa yang terjadi, Angelo?" Shayla berusaha duduk, kemudian di bantu Angelo dengan meninggikan bantalnya, sehingga Shayla bisa bersandar pada bantal. "Dan kenapa kau bisa ada di London?" "Kau pingsan setelah percobaan bunuh dirimu yang konyol itu." Desis Angelo. Shayla

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN