Sudah 20 menit Erkan tiba di apartement miliknya menunggu kedatangan Hana yang belum juga pulang. Ia nampak begitu gelisah dan gusar dengan berbagai pikiran yang bermain di kepalanya. Erkan mencoba membuat segelas kopi untuknya untuk sedikit meghilangkan stress yang sejak tadi menyerang kepalanya. Dimulai dari kedatangan Lara dikantornya secara tiba-tiba, kepulangannya yang di sambut oleh kedekatan antara Hana dan Kenan, Miranti yang tiba-tiba sakit, dan kini Hana yang belum pulang sejak tadi padahal saat ini sedang hujan deras. Erkan baru saja meneguk kopi seduhannya ketika terdengar suara password yang dimasukkan dan suara pintu yang kini terbuka. Erkan lalu sedikit berlari menuju pintu dan begitu terkejut melihat Hana yang nampak kebasahan dan terlihat sembab. " Sayang..." Erkan men

