Menuju Golden Grup, Bagas dibuat pusing dengan omset perusahaan yang semakin menurun drastis, banyak para investor yang menarik dananya, dari Golden Grup karena sangat kecewa dengan kinerja Bagas yang asal - asalan dan sering mematok harga tinggi pada klien baru maupun lama. Banyak staf dan karyawan yang mengundurkan diri. Ditambah banyak pegurangan gaji karyawan untuk kepentingan pribadi Bagas dan ibunya untuk hidup berfoya - foya. Sonya yang tidak lain ibu Bagas, ikut pusing melihat anaknya gagal menjalankan perusahaan yang dulu sempat menjadi nomor satu terbesar di dunia, saat dipegang oleh Owen. Saat Sonya dan Bagas tengah sibuk membahas nasib perusahaan, Lisa salah satu sekretaris Bagas, memberikan laporan omset yang semakin turun drastis. Suara pintu diketuk. Lisa membawa laporan

