Yoshi duduk terdiam dengan pikiran yang kacau. tampak beberapa kali dia mengacak rambutnya. Hari ini seharusnya menjadi awal yang indah untuknya dan untuk Anita. Tapi hari ini berakhir dengan sangat menyakitkan hati mereka berdua. Yoshi keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sudah segar. Dia berpikir daripada melamun lebih baik menyegarkan badannya. dia berendam lama dikamar mandi untuk menenangkan gejolak hatinya. Yoshi kemudian mengetuk kamar Anita. "Anita...bukalah. Ayo kita makan!" Yoshi memanggil Anita dengan lembut. "Anita...Anita!! buka dulu sayang. Makanlah dulu kau pasti laparkan?" ucapnya lagi membujuk Anita. Akhirnya Anita membuka pintu kamarnya perlahan, tampak Anita menyembulkan kepalanya dari dalam. Matanya tampak sembab. tak ada senyum dibibirnya. Yoshi menghela nafasn

