46. Acara pertunangan

1615 Kata

“Aku...” Semua orang tampak menunggu jawaban dari Cinta, tapi nafas Cinta seolah tercekat saat melihat tatapan tajam dan mengintimidasi Sean. Hingga suaranya langsung terhenti dengan pandangan gamang. Jika aku mengatakan yang sebenarnya dan Dokter Tian mengatakan tentang masa laluku yang pernah keguguran, Pak Sean pasti akan lebih marah. Dia pasti mengira aku membohonginya dan menipunya lagi. Pikir Cinta dalam hati. “Apa kamu Cin-ta?” Tiba-tiba Sebastian bertanya dengan nada tak yakin. “Kenapa kau bisa mengenalnya?” Sambar Sean yang menggertakkan gigi dengan mata memicing tajam. Tentu saja membuat semua orang yang ada di sekitarnya tersentak kaget dengan reaksi cepat Sean, di mata mereka reaksi Sean sangat tidak biasa termasuk Viona tunangannya. Ternyata Sean mengenalnya, Sean juga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN