“Berikan semua data karyawan Cleaning service padaku, sekarang juga!” Titah Sean pada Dafa saat dia kembali ke Kamarnya. “Sekarang? Tapi kan bagian personalia juga ikut acara gathering Bos...” Heran Dafa saat melihat Atasan sekaligus sahabatnya itu tampak gelisah. “Tidak ada kata, TIDAK!” Sentak Sean yang kini menatap Asistennya dengan tajam dan gigi bergemeletuk. Siall... Meskipun kami sudah bersahabat lama, tapi aku masih takut saat melihat kemarahannya. Batin Dafa yang agak gemetar saat melihat sorot mata tajam Sean. “Oh... O-ke, tunggu sebentar Bos.” Dafa segera pergi untuk melaksanakan perintah Sean. Setelah menunggu hampir satu jam, Dafa kembali ke kamar Sean dengan membawa setumpuk berkas. Dia nampak masuk dengan nafas tersengal karena harus berlari ketika memasuki Villa. “Ke

