Bab 31

1038 Kata

"Aku tahu, Ratna. Kamu lelah, tapi semua tidak akan selesai dengan cara seperti ini. Ayolah, kita pulang dan bicara dengan kepala dingin." "Pulang kemana? Aku tidak ada tempat untuk pulang." Ratna menyeka air mata yang baru saja lolos di ujung matanya. "Tolong pergilah!" teriak Ratna ketika Adrian masih berada di hadapannya. Kesabaran Adrian pun seolah diuji. "Ratna, apa sebenarnya yang kamu inginkan? Beritahu aku? Apa kamu pikir pergi dari rumah bisa menyelesaikan masalahmu? Kamu tidak bisa memikirkan dirimu sendiri, kamu egois dan sangat keras kepala." Mendengar ucapan Adrian, Ratna bangkit. la mendorong Adrian hingga mundur beberapa langkah. Detik itu juga air matanya jatuh tak tertahan hingga menyisakan suara sesegukan. "Kamu bilang aku keras kepala dan egois? Hinaan dan cacian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN