Bab 30

1081 Kata

Bu Sinta menarik lengan Ratna dengan sedikit memaksa, ia menyambut dengan ramah layaknya seorang tamu kehormatan di sebuah kerajaan. "Silakan duduk dulu, Nyonya. Aku akan membuatkan teh manis, karena kita akan mengobrol dulu. Sebentar, ya ..." Merinding! Mungkin itulah yang dirasakan Ratna. Bahkan ia merasa geli dengan panggilan Nyonya Ratna Baskara yang disematkan Bu Sinta untuknya. Belum lagi sikapnya yang sangat berbeda 180 derajat. Ratna sampai bertanya-tanya dalam hati ada apa dengan wanita yang biasanya suka memaki itu. "Tidak usah repot-repot, Bu. Aku kesini hanya untuk membuat kesepakatan dengan Ibu." "Apa, membuat kesepakatan?" Bu Sinta tampak bingung. "Iya. Aku akan menyewa rumah Bu Sinta lagi jika Bu Sinta mengizinkan." "Menyewa rumahku??" "Iya." Ratna menatap wanita par

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN