"Sudah tidak apa-apa." Adrian memeluk kedua anaknya. "Kalian harus bisa memaafkan Kak Leo. Dia kan sudah menyesali perbuatannya. Jadi kalian tidak boleh takut lagi." "Iya, Pa." "Sekarang kalian makan es krimnya. Om koki yang tadi sudah membuat es krim coklat strawberry kesukaan kalian." "Yeay..." Jia bersorak kegirangan. "Apa aku boleh makan dua mangkuk, Pa?" "Jangan terlalu banyak, Sayang. Nanti kamu bisa sakit perut." "Pa, kalau aku makan es krim setiap hari, aku pasti cepat gemuk." "Iya, Nak. Kalian boleh makan es krim setiap hari, tapi jangan terlalu banyak ya. Itu tidak baik untuk kesehatan." Tak lama berselang, Leon masuk ke dalam ruangan itu. Menundukkan kepala tanda hormat dan berdiri dalam jarak kurang dari tiga meter di hadapan tuannya. "Tuan ..." "Ada apa? Aku sedang m

