Acara pernikahan itu sudah selesai dari sepuluh menit yang lalu. Saat ini Disya terjebak oleh keluarga besar Patterson dan Edwardo yang tak lain adalah keluarga besar mantan suaminya. Bukan ini yang Disya inginkan, dikerumuni oleh keluarga besar Bang Olan dengan tatapan-tatapan mereka yang berbeda. Ada yang mengintimidasi, ramah, dan masih banyak lagi beragam tatapan berbeda yang mereka tunjukkan secara langsung padanya. Bahkan suara tangisan Xavier saat ini membuat Disya ingin segera mengambil tas bayi yang sudah disiapkan Savira untuk kebutuhan Xavier, seperti popok Xavier, s**u, baby wipes, minyak telon, bedak, dan segala t***k bengeknya. Tapi Disya tidak berani untuk bergerak sedikitpun bahkan hanya untuk mengambil tas Xavier. "Ini, kasian Xavier lapar." Disya bernapas dengan lega

