Part 32 - I'm surrender

1804 Kata

Saat ini, Disya sudah sampai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Disya ke Jakarta karena tiga hari lagi acara pernikahan itu diselenggarakan. Ia akan datang ke pernikahan itu karena ia tidak ingin mengecewakan kedua mantan mertuanya. Saat ini, Disya tidak peduli siapa yang akan menikah. Arlyna ataukah Orlando. Disya berharap penuh jika yang menikah itu Arlyna, bukan Orlando. Membayangkan Bang Olan duduk di kursi pelaminan bersama Selly atau wanita lainnya membuat Disya ingin menangis di tempat saking tidak kuasa menghayalkan Bang Olan-nya menikah dengan wanita lain. "Disya!" suara yang sangat ia kenal itu membuat lamunan Disya pecah. Tidak ada lagi bayangan Bang Olan-nya menikah dengan wanita lain digantikan dengan wajah Savira di hadapannya sambil menggendong dua orang bayi kembar y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN