Part 31- Regret and Over

1888 Kata

Disya menatap Orlando yang saat ini masih menatap Disya dengan tatapan penuh harap. Saat melihat tatapan itu, Disya hanya bisa memberikan senyum miringnya. "Mudah sekali," gumam Disya sambil menatap Orlando mencemooh. Sedangkan yang ditatap hanya memandang Disya dengan raut tanya 'apa maksud lo?' "Mudah sekali Bang Olan meminta Disya untuk memulai dari nol lagi. Bang Olan paham tidak sih, memulai dari nol itu sama saja membunuh diri Disya. Sama saja mengulang kesakitan Disya kembali." Bagi Disya, memulai dari nol itu tidaklah mudah. Ada banyak kesalahan dan permasalahan yang harus diubah oleh keduanya. Tetapi, kenapa Bang Olan meminta untuk memulai dari nol itu sangatlah mudah? "Dis, kita harus memperbaiki semuanya, gue rasa ada salah paham sehingga lo meminta cerai." Salah paham?! Sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN