Jantung Disya berdebar dengan kencang, lalu ia memejamkan kedua matanya. Dia ragu? Oh, tentu saja. Namun, ingin sekali Disya bertanya pada Orlando kenapa dia memilih dirinya yang tak lain adalah gadis yang dibenci oleh Orlando. "Jangan tanya mengapa, karena gue juga tidak tahu jelas mengapa elo yang harus gue pilih." ♡♡♡ Acara liburan tak terduga itu pun telah usai, sekarang Disya berada di dalam pesawat sendiri. Sendiri! Bayangkan, setelah acara sedikit manis-Orlando memilihnya dibandingkan Selly, tapi apa yang ia dapatkan? Kembalinya Bang Olan yang seperti kutub utara dinginnya. Bloody hell! Lagian apa yang ia harapkan? Bermesraan dengan Bang Olan? Oh, jangan harap. Kata 'mesra' tidak pernah masuk ke dalam list hidupnya Bang Olan. Jadi, Disya harus bisa terus bersabar dengan sikap Orl

