Kegelisahan Renata

1115 Kata

            “Bukannya lo bilang enggak mau pergi sama yang bukan muhrim? Terus kemarin itu maksudnya apa?”Tanya Arka ketika Renata baru saja turun dari motornya.             Renata menyimpan helm dan jaketnya di bagasi motor, ia menatap Arka bingung. “Maksud lo apaan?”             “Gue kemarin lihat lo di CGV PVJ, lo gelayutan sama cowo kelas lo kan?”Tanya Arka sinis.             “Oh Zian. Terus urusan sama lo apa?”             “Kenapa lo nolak gue?”             “Ya kan lo bukan muhrim gue.”             “Terus laki-laki itu?”             Renata terdiam, dia mencoba mencari jawaban yang tepat. “Hmmm Zian ya dia kan teman sekelas gue, kita enggak sengaja ketemu di sana.”Jelas Renata mengedarkan pandangan ke sekeliling.             “Lo kalau bohong enggak kreatif.”Dengus Arka.       

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN