Sore menjelang malam telah tiba, hari yang ditunggu Evanders telah datang. Ia tersenyum sekali lagi mendapati dirinya akan segera memiliki Meylira seutuhnya. Setelan jas berwarna navy yang senada dengan celananya dipadukan kemeja putih membuat Evanders tampil sangat percaya diri hari ini. Ia mengembangkan senyum dan menghembuskan napas sekali lagi untuk mengatasi sedikit kegugupannya. Setelah merapikan baju dan memasang sepatu, ia berjalan keluar menuju mobilnya sembari menunggu Marco di kediamannya. Beberapa saat kemudian, seseorang tiba-tiba memanggil Evanders. Evanders tampak mengernyitkan alisnya dan mencoba melihat siapa orang yang datang ke rumahnya. Ia sontak terkejut tatkala melihat Arsen dengan raut wajah panik itu. "Arsen? Kenapa lo ke sini?" "Evan! Lo mau tunangan malam ini?

